Sabtu, 05 Maret 2016

SERINGAI? UH!

Helo, guys!
Kali ini saya akan mencoba membahas band favorit saya dari Ibukota yang terbentuk sejak tahun 2002, yap, Seringai!
Garang dan meledak! adalah kata-kata yang sangat menggambarkan keadaan Seringai ketika on stage! Ya, penonton seolah-olah di hajar dengan setlist yang dibawakan band rock oktan tinggi ini. Pertama kali saya menyukai seringai adalah ketika saya duduk dibangku SMP dan "Membakar Jakarta" adalah musik video pertama Seringai yang saya tonton. Dari situlah saya mulai mendengar lagu-lagu Seringai lainnya yang menurut saya, uh, Edan!

Lagu "Membakar Jakarta" ini merupakan ekspresi seringai dalam menggambarkan hiruk pikuk, kepenatan dan kemacetan yang ada di Ibukota! Ya, dengan kepenatan yang sedemikian rupa, membakar Jakarta adalah solusi! :p

Seringai beranggotakan :

Arian 13 (Arian Arifin) - Vocal
Ricky Siahaan - Lead Guitar
Sammy Bramantyo - Bass
Edy Khemod - Drum

Menonton konser Seringai adalah sebuah keharusan bagi saya jika mereka ke Surabaya. Sebagai seorang yang menyukai Seringai, saya mengkoleksi CD, Vinyl dan DVD nya.

Cd Seringai bertajuk "Taring" dan Piringan Hitam yang bertajuk "High Octane Rock"












Saya juga pernah foto bareng, lho! :p








Mungkin sekian pembahasan yang bisa saya sajikan mengenai Seringai, jika tidak ada kesalahan maka tak usah dimaafkan. Assalamualaikum, Howl! \m/

Jumat, 26 Februari 2016

Hallo saudara-saudara, teman-teman, rekan-rekan atau siapapun anda..

Terimakasih sudah berkenan meluangkan waktu dan tenaga anda untuk membuka/membaca blog yang menurut saya penting ini, kenapa saya katakan blog ini penting? karena dari blog inilah nantinya nilai mata kuliah jurnalistik online saya ditentukan, aha!

Blog ini saya beri judul "music addict", kenapa music addict? ya, karena saya suka musik. Udah gitu aja, simpel. Semoga blog yang mungkin menurut anda nggak penting ini, bisa memberi pengetahuan baru untuk anda tentang dunia musik, entah itu musik pop, rock atau musik setan :p

Jangan lupa komentarnya ya, bro & sis. Saya doakan bisa naik haji buat yang komen, tapi nggak saya doain jualan bubur, nanti jadinya kayak...ehm. Sekali lagi, terimakasih sudah meluangkan waktunya. All hail! \m/